Menu Close

Gigi Copot Sendiri? Ini Penyebab Tidak Terduganya

Gigi Copot Sendiri? Ini Penyebab Tidak Terduganya

Ompong karena gigi copot tentu tidak menyenangkan. Kondisi ini bukan hanya membuat rasa percaya diri Anda menyurut. Lebih daripada itu, kondisi mulut yang banyak mengalami kondisi ini akan berpengaruh pada kemampuan dan fungsi mulut untuk makan maupun berbicara. 

Kebanyakan kasus ini tidak terjadi secara cepat. Biasanya, ini dipicu oleh gigi yang sudah goyang terlebih dahulu ataupun karena karang gigi. Namun pada beberapa kondisi, gigi copot bisa terjadi dengan cepat dan sangat tidak terduga. 

Penyebab gigi copot pun tidak lagi sekadar diawali bergoyangnya gigi terlebih dahulu. Dalam beberapa kondisi, berbagai penyebab di bawah ini bisa membuat gigi Anda copot dengan cepat dan membuat fungsi gigi dan mulut Anda menjadi tidak maksimal. 

Penyebab Gigi Copot

Cedera 

Trauma atau cedera pada gigi sangat mungkin memicu gigi copot. Jika traumanya ringan, seperti benturan pelan di wajah, mungkin gigi Anda tidak langsung lepas, melainkan hanya bergoyang saja. Tentu risiko dari gigi berujung pada tumbangnya gigi. Berbeda cerita apabila Anda mengalami cedera yang menyebabkan trauma parah, seperti pukulan keras ke wajah ataupun kecelakaan. Pada kondisi ini, Anda sangat mungkin mengalami gigi copot, bahkan jumlahnya bisa lebih dari satu. 

Penyakit Gusi 

Penyakit gusi atau yang dikenal sebagai periodontitis dalam dunia medis juga bisa memicu gigi copot. Biasanya, penyakit gusi ini diawali dari kebiasaan menjaga kebersihan gigi yang buruk. Sebagai contoh, Anda malas untuk menggosok gigi. Penyakit gusi sangat mudah berkembang dari adanya plak yang tidak dibersihkan. Pada kondisi inilah, gusi bisa mengendur dan “menarik diri” dari gigi. Kondisi gigi yang penahannya menjadi longgar membuatnya lebih mudah menjadi gigi copot. Biasanya, penyakit gusi sendiri ditandai dengan gusi yang menjadi lunak, kemerahan, atau mengalami pembengkakan. Setiap tanda-tanda penyakit gusi seharusnya diperiksakan ke dokter gigi sesegera mungkin agar bisa mencegah kehilangan gigi yang tidak Anda harapkan. 

Osteoporosis 

Osteoporosis adalah penyakit yang menyebabkan tulang melemah dan menjadi keropos. Akibatnya, benturan dan benturan kecil pun dapat menyebabkan patah tulang. Namun, tahukah Anda bahwa tulang yang dimaksud bukan hanya di bagian tubuh yang terlihat? Gigi yang kokoh nyatanya juga ditopang oleh tulang rahang yang kuat. Pada saat mengalami osteoporosis, tulang rahan juga menjadi kurang padat. Pada kondisi inilah, kemampuannya menopang gigi menjadi kendur dan gangguan kesehatan ini bisa cepat terjadi. 

Diabetes 

Anda mungkin tidak pernah membayangkan bahwa masalah gula darah bisa berujung pada masalah kesehatan yang satu ini. Pasalnya, pada saat Anda mengalami gula darah tinggi atau diabetes, Anda sangat mungkin harus mengonsumsi berbagai obat untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Beberapa obat diabetes nyatanya berpengaruh buruk pada gigi Anda. Obat-obat tersebut bisa membuat tulang menjadi keropos dan menyebabkan gigi goyang dan copot. Ada pula obat-obatan yang menimbulkan masalah gusi yang juga berpengaruh pada kekokohan gigi.  

Kehamilan

Peningkatan kadar estrogen dan progesteron selama kehamilan dapat mempengaruhi tulang dan jaringan di mulut.Memiliki lebih banyak hormon estrogen dan progesteron pada akhirnya bisa mengubah periodonsium, yang merupakan kumpulan tulang dan ligamen yang menopang gigi dan menjaganya tetap pada tempatnya. Ketika periodonsium terpengaruh, satu atau lebih gigi mungkin terasa longgar dan sangat mungkin Anda mengalami kondisi ini. Namun, biasanya kondisi ini bersifat sementara dan akan menghilang setelah Anda melahirkan. 

Kebiasaan Menggertakkan Gigi 

Mungkin Anda tidak menyadari, kebiasaan Anda menggertakkan gigi saat sedang menahan emosi ataupun ketika sedang tidur bisa menjadi pemicu konidis ini. Masalahnya, kebiasaan ini sering tidak disadari dan baru disesalkan ketika gigi sudah terlepas dari gusi. Selain menyebabkan gigi copot, kebiasaan menggertakkan gigi juga bisa memicu komplikasi lain, seperti nyeri wajah dan sakit kepala. 

*** 

Berbagai penyebab tidak terduga dari gigi copot tentu harus diwaspadai. Selain itu, penting juga menjaga kebersihan mulut agar gangguan kesehatan, karena karang ataupun gigi goyang tidak menimpa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *